Di post ini kita bahas gimana caranya memanfaatkan masa muda.
Masa muda yang gw maksud yaitu khususnya buat lo yang sekarang lagi ada di usia 15 – 25 tahun, usia SMA -freshgrad.
Apa yang lo perbuat selama di rentang usia tersebut akan nentuin banget karakter lo nanti sebagai orang dewasa. Dan karakter inilah yang menentukan kesuksesan.
“You reap what you sow”
Apa yang lo tabur itulah yang lo tuai.
Lo harus mastiin di rentang usia 15-25 lo memanfaatkan masa muda sebagaimana mestinya, agar lo bisa punya lifestyle sesuai yang lo idam-idamkan kelak.
Langsung aja kalo gitu kita mulai dari tips yang pertama.
1. Hindari p*rnografi
Konten dewasa atau p*rn harus lo hindari agar masa muda sehat. P*rn adalah terburuk dari terburuk yang internet tawarkan ke kita semua.
Udah terbukti juga secara scientific juga bahwa p*rn merusak otak. Mengacaukan level kadar dopamin di otak. Membentuk ulang neural pathway atau jalur-jalur syaraf yang ada di otak, membuat otak lo jadi kayak otaknya para pecandu berat narkoba!
Dengan lo kecanduan p*rn di masa muda, itu sama aja kaya ngasih racun berbahaya yang mana efeknya kebawa sampe lo dewasa nanti.
Ekspektasi lo terhadap cewek jadi abnormal, konsentrasi belajar turun, lo jadi awkward secara sosial, jadi makhluk nolep menyedihkan.
2. Hindari scrolling hp tanpa tujuan
Tips memanfaatkan masa muda yang semestinya adalah dengan mengontrol screen time yang lo punya.
Dua jam lo scrolling sosmed atau web tanpa tujuan, setahun lo berarti menghabiskan 730 jam.
Tujuh-ratus-tiga-puluh-jam terbuang sia-sia!
Cheap dopamine dari konten lucu atau viral yang cuma tersimpan sementara di working memory, pas lo lagi scrolling, terus besoknya lo lupa, dan terus siklus ini terulang setiap hari.. what’s the point?
Coba sekarang misalnya 730 jam tersebut lo pake buat belajar gitar.
Lo tekun disiplin setiap hari ngulik-ngulik gitar, belajar kunci baru, belajar fingering fingerstyle, cover lagu-lagu yang lo suka, setelah setahun skill main gitar lo jadi jago banget!
Biar gak kejebak di scrolling hp tanpa tujuan, lo harus ngeliat internet sebagai library, pustaka, dimana lo hanya ngebolehin diri lo scrolling cari-cari informasi, kalo emang sebelumnya udah tau apa yang pengen dicari dan juga udah tau manfaat yang mau dicapai.
3. Literasi: baca, mikir, nulis
Sekitar abad 14 ke 15, Johannes Gutenberg, nemuin mesin cetak, yang mana jadinya buku bisa dicetak dan diproduksi dalam jumlah yang masif.
Efek dari beredarnya secara masif buku bagi masyarakat abad pertengahan ini, yang sebelumnya cuma bisa dikonsumsi sama kaum privilege, adalah lahirnya era yang kita kenal sebagai Renaisans, Abad Pencerahan.
Efeknya setelah itu kita masuk ke zaman revolusi industri, berlanjut ke abad 20 era elektronik, dan sampe sekarang di era internet.
Gara-gara buku kita bisa semaju sekarang.
Lo harus banget mulai kebiasaan membaca. For the sake untuk baca ya, untuk nambah wawasan, bukan buat diliat keren dan intelek karena hobi membaca, karena orang gak peduli sama betapa keren buku yang lo baca. orang cuma peduli sama ide atau gagasan yang lo punya.
Dan dengan lo banyak baca, semakin keren idea yang keluar dari otak lo, semakin unik lo sebagai individu, semakin rich aspek intelektual lo.
4. Gagal adalah guru terbaik
Tips memanfaatkan masa muda yang keempat adalah gagal sebanyak-banyaknya.
Lo gak pernah nyesel pas gagal, at least lo dapet pelajaran, supaya next time-nya lo jadi terhindar buat ngulangin kesalahan yang sama. Rasa penyesalan paling gak enak itu malah karena lo gak pernah mencoba.
Tidak pernah membuat kesalahan adalah kesalahan terbesar.
Jangan terlalu kaku, penurut, jadi tipikal anak baik yang pasif, yang selalu ngikutin instruksi, selalu menunggu arahan, dan peduli banget sama komentar orang lain.
Lo gak perlu minta izin buat ngelakuin sesuatu yang lo merasa udah kuat banget sinyal dari dalam diri nyuruh lo untuk ngelakuin.
Tutup telinga lo dari komen orang lain. Ambil resiko. Inget kata-katanya Theodore Roosevelt:
“Lakukan apa yang kamu bisa, dengan apa yang kamu punya”
5. Makan & Olahraga
Kalo lo pengen punya fisik yang enak diliat, gak kekurusan, gak kegemukan, dan atletis, lo harus mulai serius naro perhatian ke makanan yang lo makan sehari-hari,
Juga, punya pemahaman tentang gizi/nutrisi itu penting banget. Contohnya kesalahan utama yang sering gw liat di kebanyakan orang itu kalo makan nasinya seabrek-abrek tapi lauknya sedikit.
Nasi itu sumber karbohidrat yang baik, tapi ada macronutrients lainnya yang harus lo penuhi juga, yaitu protein dan lemak.
Nasi juga punya indeks glikemik yang tinggi, yang kalo lo konsumsi berlebihan, gula darah naik. Jadi ketika tubuh kurang asupan protein dan lemak, karbohidrat dari nasi yang berlebih akan dikonversi sebagai fat, alhasil lo jadi gemuk.
Makanya penting buat makan banyak protein dan lemak juga, terutama lemak jenuh dari makanan yang masih organic kaya kuning telor, alpukat, minyak zaitun, atau kacang almond.
Lemak trans, yang biasanya ada di junk food, atau makanan-makanan kemasan, harus lo hindari.
6. Menghadapi cewek
Kenapa harus insecure sama cewek?
Apa yang lo takutin? Apa lo insecure karena dia cantik tapi lo nyadar diri kurang atraktif, jadinya fokus lo ke takut dia gasuka sama lo?
Atau karena lo ada ekspektasi, dan lo takut realita ga sesuai ekspektasi, makanya lo jadi insecure?
Usia 15-25, jangan terlalu overthinking soal cewek.
Kecuali kalo emang lo udah mantep mau berkeluarga sebelum usia 25, nge-filter cewek yang layak jadi istri memang harus lo lakuin.
Kalo lo belum ada niatan nikah, mau fokus ke pendidikan dulu mungkin atau karir biar, biasa aja sama cewek.
Ga perlu grogi, nervous, ngomong kaya lo ngomong ke orang normal, just have fun!
Ketika interaksi lo gak boleh kaku, harus ngalir aja, seperti yang Bruce Lee bilang:
“Jadilah seperti air, kawan”