Berikut 25 kata-kata bijak tentang nasehat stoikisme dari Lucius Annaeus Seneca. Nasehat-nasehat yang bakal mengubah hidup lo ini gue kutip dari kumpulan surat yang dia tulis ke Lucilius di abad 1 masehi, yang selanjutnya dibukukan dengan judul, Letters from a Stoic.
Menurut saya, indikasi utama pola pikir seorang pria yang tertata dengan baik adalah kemampuannya yang mampu fokus pada satu hal dan tidak mudah terdistraksi oleh hal-hal tidak penting.
Yang miskin itu bukanlah dia yang punya sedikit, tapi dia yang selalu menginginkan lebih.
Apakah kamu pernah bertanya berapa batas yang wajar untuk kekayaan? Pertama, memiliki apa yang esensial, dan kedua, memiliki apa yang cukup.
Saya peringatkan kamu untuk tidak bertindak berdasarkan opini orang-orang yang ingin terlihat mencolok, yaitu dengan melakukan hal-hal yang membangkitkan komentar tentang penampilan atau gaya hidup kamu. Penampilan yang eksentrik, rambut acak-acakan, jenggot yang tidak dirawat, dan segala bentuk niat untuk self-display, harus dihindari.
Kamu harus selalu mengambil aksi, karena menjadi pria adalah melihat dengan mata dan mengalami sendiri, dibandingkan sekedar mendengar.
Kamu tidak boleh ikut-ikutan buruk ketika mayoritas orang berperilaku buruk, atau membenci mereka karena beda sama kamu. Fokuslah ke diri kamu sendiri, sejauh yang kamu bisa. Bergaulah dengan mereka yang bikin kamu menjadi pria yang lebih baik lagi dalam hidup.
Pria yang bijak itu independen, dia bisa melakukannya sendiri tanpa teman, bukan karena niat egois ingin melakukannya sendiri. Yang saya maksud “bisa” yaitu ini: dia mampu menerima kehilangan seorang teman dengan tenang.
Kagumilah pria yang berkarakter tinggi, ingat dia selalu, hiduplah seolah-olah dia ada memperhatikan kamu, dan atur segala tindakan perbuatan kamu seolah-olah dia mengawasi.
Ini sudah jelas dan saya sangat yakin, wahai Lucilius, bahwa tidak akan ada orang yang mampu hidup bahagia, kecuali dia mempelajari ilmu kebijaksanaan (wisdom).
Kalau kamu hidup berdasarkan kehendak alam, kemiskinan tak akan pernah menghampirimu, kalau kamu hidup berdasarkan opini, kamu tidak akan pernah kaya.

Keberanian ditunjukkan ketika kamu tetap waras dan sadar ketika mayoritas orang mabuk dan muntah-muntah, ini menunjukkan kemampuan mengontrol diri dimana kamu menolak latah melakukan apa yang mayoritas orang lakukan.
Kalau kamu ingin menjadi tangguh tak terpengaruh ketika krisis datang, maka kamu harus latihan sebelum situasi itu datang.
Marilah kita mengakrabkan diri dengan kemiskinan, agar ketika rezeki datang itu tidak membuat kita lengah.
“Pikirkan tentang kematian.” Dengan bilang ini, dia sebenarnya minta kita merenungi tentang kebebasan. Dia yang telah belajar untuk mati telah terbebas dari perbudakan duniawi; levelnya jauh di atas.
Perempuan yang cantik bukanlah dia yang pergelangan kaki atau lengannya dipuji karena kecantikannya, tapi dia yang keseluruhan penampilannya membuat kamu lupa untuk memuji bagian tubuh tertentunya.
Katakanlah seorang pria punya banyak pelayan cantik dan rumah besar indah, karirnya cemerlang dan pendapatannya besar; tidak satu pun dari kekayaan-kekayaan tersebut ada di dalam si pria itu sendiri; mereka semua ada di luar diri.
Oleh karena itu, kebajikan tertinggi seorang manusia akan tercapai, jika dia memenuhi apa yang telah dirancang oleh alam untuknya sejak lahir. Hal termudah di dunia yang bisa kamu lakukan adalah hidup sesuai dengan kodrat kamu sendiri.
Tunjukkan ke saya seorang pria yang bukan budak; yang satu budak nafsu, yang satunya budak keserakahan, yang lainnya budak ambisi.. semua pria budak rasa takut.
Tak seorangpun dapat hidup bahagia dengan memperhatikan dirinya sendiri dan mengubah segala hal menjadi pertanyaan tentang kegunaannya bagi dirinya sendiri; kamu harus hidup untuk orang lain, jika kamu ingin hidup untuk dirimu sendiri.
Orang ini tidak hidup untuk dirinya sendiri, dia hidup untuk perutnya, untuk nafsunya – dan ini adalah hal paling memalukan dalam hidup. Dia yang hidup tidak untuk melayani orang lain artinya dia sedang tidak hidup untuk dirinya sendiri.
Orang bijak, pencari kebijaksanaan, memang terikat erat pada raganya, tetapi dia tidak fokus te hal itu kecuali hal-hal yang membuat dirinya jadi lebih baik, dia memusatkan pikirannya pada hal-hal yang mulia, pada jiwa. Terikat, bisa dikatakan, pada sumpah setianya, dia menganggap masa hidupnya sebagai masa pengabdiannya

Mohon ingatkan jika saya menganggap ada sesuatu yang lebih penting daripada “diam dan fokus” bagi seorang pria yang mengisolasi diri untuk belajar.
Aku terlahir untuk takdir yang lebih besar daripada sekadar memuaskan nafsu tubuhku, aku menganggap tubuh ini tidak lebih dari sebuah rantai yang membelenggu kebebasanku.
Tidak ada yang namanya kesedihan atau rasa cemas, ketika kita terbebas dari rasa takut akan kematian.
Yang penting dan terutama, kita harus menolak kesenangan; kesenangan membuat kita lemah; kesenangan menguras energi kita, dan terlebih lagi, membuat kita menuntut banyak pada Takdir. Kedua, kita harus menolak kekayaan: kekayaan adalah sertifikat perbudakan. Jauhi emas dan perak, dan perabotan mewah yang membebani rumah kita; Ada harga yang perlu kamu bayarkan untuk mencapai kebebasan. Jika kamu menetapkan nilai tinggi pada kebebasan, kamu harus menetapkan nilai rendah pada hal lainnya.