6 Alasan Psikologis Kenapa Orang Suka Melakukan Flexing

Flexing atau menunjukkan kekayaan dan kemewahan melalui media sosial sudah menjadi hal yang menjamur saat ini. Apa sebenarnya alasan psikologis kenapa orang suka banget melakukan flexing?

1. Orang Melakukan Flexing untuk Menarik Perhatian

Banyak orang melakukan flexing seringkali ingin dilihat dan diakui oleh orang lain sebagai seseorang yang sukses dan kaya.

Sudah menjadi tendensi kita manusia untuk mengincar posisi superior di atas orang lain. Dan kita senang berada di posisi ini.

Orang yang suka flexing ingin dikenal sebagai sosok yang memiliki barang-barang mewah punya gaya hidup yang luar biasa.

2. Orang Flexing untuk Menunjukkan Status Sosial

Banyak juga yang hobi melakukan flexing seringkali karena ingin dikenal sebagai anggota atau golongan dari suatu kelas sosial tertentu.

Mereka ingin dilihat sebagai sosok yang kaliber dari sisi pergaulan, lingkungan sosial, dan pertemanan.

Status sosial membangkitkan prestise diri dan pengakuan dari orang lain.

3. Menunjukkan Keberhasilan dalam Hidup

Flexing seringkali dilakukan karena seseorang ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dirinyatelah berhasil dalam karier atau bisnis.

Mereka ingin dikenal sebagai sosok yang sukses dan diakui oleh orang lain.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Banyak orang yang melakukan flexing seringkali merasa lebih percaya diri ketika mereka dapat menunjukkan kekayaan dan kemewahan yang mereka miliki kepada orang lain.

via GIPHY

Mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri ketika mereka dapat menunjukkan keberhasilan yang telah mereka raih.

5. Flexing untuk Mengejar Popularitas

Di era digital saat ini, media sosial sudah cara paling populer untuk mencapai ketenaran.

Orang-orang yang melakukan flexing seringkali ingin dikenal oleh banyak orang, dan menjadi influencer.

Mereka ingin mendapatkan banyak followers dan likes dari postingan-postingan yang mereka unggah, yang menunjukkan bahwa lagi-lagi, mereka diakui oleh banyak orang.

6. Flexing untuk Menunjukkan Kebahagiaan

Ada juga orang yang melakukan flexing karena ingin menunjukkan bahwa mereka merasa bahagia dan senang dengan kehidupan yang mereka jalani.

Mereka ingin menebar kebahagiaan dengan menunjukkan bahwa kekayaan adalah syarat mencapai kebahagiaan.

Perlu diingat bahwa flexing juga dapat menimbulkan masalah jika lo lakukan secara tidak sesuai dan memprovokasi.

envy - orang melakukan flexing

Flexing yang berlebihan dapat menimbulkan envy pada orang lain, dan membuat keretakan dalam hubungan pertemanan.

Flexing juga dapat menimbulkan rasa tidak puas pada diri sendiri, karena merasa gagal mencapai tingkat kekayaan atau kemewahan yang sama dengan orang lain.

Kesimpulan

Kesimpulannya, flexing tujuannya adalah untuk mendapatkan validasi positif dari orang lain. Karena tentu wajar, kita sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri dan afirmasi dari sesasam dibutuhkan.

Untuk mendukung kebutuhan survival spesies manusia.

Leave a Reply