Setelah baca post singkat ini lo akan jadi lebih yakin kalau disiplin adalah kunci kesuksesan.
Thomas Alva Edison gagal seribu kali sebelum akhirnya dia berhasil menyempurnakan lampu bohlam dimana setelah itu penemuannya mengubah dunia dan nama Edison dikenang sepanjang masa.
Gak cuma lampu bohlam, Edison juga menemukan Fonograf, Kamera Film, berkontribusi mengembangkan Telepon dan Telegraf.
Michael Jordan, Michael Phelps, dua duanya atlet kebanggaan Amerika Serikat.
Michael Jordan memenangkan MVP (Most Valuable Player) NBA sebanyak 5x. Michael Phelps memenangkan 23 medali emas di ajang prestisius, Olimpiade.
Keduanya menyandang status Legend, terbaik sepanjang masa, di masing-masing olahraga yang mereka geluti.
Apa Kesamaan Diantara 3 Manusia Tadi?
Disiplin, mereka percaya disiplin adalah kunci kesuksesan. Mereka gak mengandalkan motivasi untuk get sh*t done.
Mereka gak bergantung sama mood untuk melakukan hal yang mereka paham, sangat penting untuk dilakuin.
Thomas Edison gagal seribu kali, bayangin, orang normal mungkin ketika dihadapkan kegagalan sebanyak 10x mungkin jadi terdemotivasi dan memutuskan menyerah.
Disiplin adalah kunci kesuksesan. Disiplin adalah yang bikin Thomas Edison tetap melaju dan mencoba terus hingga akhirnya berhasil.
Seandainya Thomas Edison orangnya mood-moodan menunggu motivasi datang dulu, namanya mungkin gak seterkenal seperti sekarang.
Michael Jordan dan Michael Phelps juga punya kesamaan ini: mereka berdua sangat amat ketat sama rutinitas harian mereka.
Mereka gak membiarkan waktu terbuang sia-sia tanpa tujuan tanpa arah. Mereka mendesain bagaiman hari mereka akan berlalu, dan mereka disiplin dalam mengikuti jadwal yang udah dibuat.
Tujuannya apa? Untuk mengeliminasi distraksi.

Mereka bikin semua aktivitas diluar aktivitas utamanya, yaitu basket/renang, terasa otomatis dan effortless supaya mereka bisa konsentrasi penuh ke aktivitas utamanya tadi.
Yang lo butuhkan itu disiplin, kalo lo ingin make significant progess di area apapun yang lo lagi kerjakan.
Mungkin lo pengen punya badan yang oke, pengen berotot, pengen six pack, biar cewek-cewek melirik dan presence lo lebih manly.
Lo sebenarnya sudah paham banget untuk mewujudkan ini: workout setiap hari.
Tapi masalahnya workout itu menyakitkan, intinya gak enak banget saat melakukannya.
Kalo lo berpikir mood berpihak sama lo dan bakal konsisten mendorong lo supaya lo semangat dan termotivasi terus untuk workout, ini fantasi bro, alias gak akan pernah terjadi.
Mood lo pasti akan selalu bilang untuk tidak usah workout lah, kan gak enak, gak nyaman, nyakitin diri buat apa, lebih enak rebahan sambil scroll-scroll tiktok.
Disiplin Adalah Kunci Kesuksesan
Lo gak peduli sama mood, sama perasaan entah lo lagi ingin melakukannya atau gak.
Persetan motivasi. Karena lo paham workout itu penting, supaya lo punya badan yang enak dilihat, dada bidang, perut rata, dan ya pilihannya hanya satu, lakukan, gak ada opsi lain, terlepas lo lagi mood atau gak.
Disiplin adalah karakteristik utama cowok maskulin, gak dikontrol mood atau menunggu termotivasi dulu untuk mengeksekusi suatu hal.
Lo siap melalui proses yang menyakitkan tanpa mengeluh karena lo paham itu harga yang harus lo bayar untuk dampak positif yang nantinya lo dapatkan.
Sementara moody adalah sifatnya feminin. Apakah lo pengen jadi cowok yang feminin?