Di artikel ini lo akan belajar cara mengatasi overthinking dan insecure dari samurai legendaris Jepang, Musashi Miyamoto.
Kita simak dulu kata-katanya berikut:
“Observasi dan persepsi adalah dua hal yang berbeda. Mata yang digunakan untuk observasi kuat, sementara mata yang digunakan untuk persepsi lemah”
Pertanyaannya, apa hubungannya mata observasi dan mata persepsi yang Musashi bilang tersebut dalam kaitannya buat ngebantu lo mengatasi perasan overthinking dan insecure?
Biar gw jelasin.
Jadi, yang dimaksud sama mata observasi itu adalah mengamati secara as it is. Secara realitanya, yang emang terjadi di depan mata lo. Lo melihat secara apa adanya kejadian yang terpampang di depan lo, ga kurang, ga lebih.
Sementara yang dimaksud sama mata persepsi adalah lo membuat skenario di kepala berdasarkan apa yang lo liat. Skenario yang lo buat ini bisa skenario positif ataupun skenario negatif.
Tapi masalahnya adalah, skenario yang lo buat di ini enggak berdasarkan realita. Karena yang realita adalah yang sekarang lagi terjadi di depan lo.
Lebih dari 60x duel Musashi menangin selama karirnya
Dan dia selalu pake mata observasinya pas duel, supaya harmoni sama pergerakan musuhnya.
Pake mata persepsi dia paham ini cuma bakal bikin dia insecure dan overthinking pas lagi duel, karena jadinya kebanyakan mikir, dan ini membahayakan nyawanya.
Sekarang lo agak kebayang kan, penyebab kenapa lo suka insecuran selama ini?
Karena lo terlalu banyak make mata persepsi lo dalam keseharian.
Let’s say lo ketemu sama temen yang ekstrovert, padahal dia asik-asik aja ngga ada niatan jahat ke lo, dia cuma pengen have fun ketawa-ketawa sama lo, karena emang ini cara dia buat bersosialisasi dan menebar kebaikan.
Tapi karena di situasi ini lo make mata persepsi bukan observasi, lo gagal bersinergi sama temen lo yang ekstrovert ini.
Jiwa introvert lo bergetar. Lo jadinya bikin skenario di kepala tentang gimana loterintimidasi sama energi ekstrovertnya.
Lo juga inget pernah baca artikel kalo orang extrovert dan introvert ga nyambung. Atau mayoritas orang extrovert itu tukang bully ke orang-orang introvert macem lo.
Akhirnya lo jadi insecure dan overthinking sama temen ekstrovert di depan lo.
Padahal dia ngga sesuai sama semua skenario negatif yang lo buat di kepala. Dia cuma pengen have fun, jaga silaturahmi ke lo sebagai seorang temen.
Sama halnya ketika lo overthinking dan insecure pas ketemu cewek
Lagi-lagi karena lo pake mata persepsi pas interaksi sama cewek, Lo ga enjoying the present moment jadinya. Pikiran lo kemana-kemana.
Lo takut nanti dia ilfeel dan akhirnya nge-ghosting. Atau lo terlalu antusias untuk ngebawa dia ke fase hubungan yang lebih serius, padahal baru kenal.
Jadi bro, ini cara mengatasi overthinking dan insecure
Yaitu dengan melatih mata observasi!
Sering-sering fokus ke present moment tanpa nge-judge sama sekali.
Lo punya waktu kurang lebih 18 jam setiap harinya. Ga ada alesan untuk ga ngalokasiin setengah jam atau sejam aja, setiap harinya buat lo untuk observasi realita yang terjadi sebagaimana adanya.
Contohnya lo bisa ngelakuin meditasi dimana sepuluh menit pikiran lo fokusin ke sensasi bernafas.
Atau baca novel mengamati dengan seksama ceritanya.
Atau lo dateng ke cafe sendirian, ga main hp, terus ngamatin orang-orang sekitar tanpa judging. Amatin mereka dan lo akan ngerti kalo mereka ya manusia biasa yang cuma pengen menikmati hari.
Ketika lo ngerti overthinking dan insecure itu yang nyiptain diri lo sendiri, bukan dari pihak luar seperti yang lo duga selama ini, cara lo ngeliat dunia akan berubah total, dan pastinya ke arah yang lebih positif, yang lebih sehat, yang lebih ke present moment.
Kesimpulan
Cara mengatasi overthinking dan inscure yaitu dengan sering-sering pake mata observasi.
Karena dengan mata obsevasi lo melihat kejadian secara apa adanya ga kurang ga lebih dan bebas judgement.
Mata persepsi harus lo hindari, karena dengan persepsi, skenario-skenario yang ga sesuai realita tercipta di kepala, dan ini akar penyebab kenapa lo jadi insecure dan overthinking.