Gue mau sharing tentang kenapa menurut gue, lo sebagai cowok, harus punya mental seorang pejuang sejati.
Kalau lo tanya jawaban singkatnya kenapa, dengan lo menanamkan mentalitas ini didalam diri, hidup lo akan lebih mudah.
Kelelakian lo terabsahkan. Dan pastinya, lo terlihat lebih jantan!
Sebelum gue lanjut menjelaskan tentang karakteristik dari mental pejuang itu sendiri, dimana gue yakin banget di dalam diri setiap cowok sudah tertanam kuat sifat ini, yang diwariskan turun temurun dari para leluhur kita melalui gen dan DNA, mari kita simak dulu cerita seorang individu tangguh yang merepresentasikan sifar warrior sejati.
Alex Honnold, Seorang Pejuang Sejati
Beberapa waktu lalu gue nonton suatu film dokumenter yang berjudul Free Solo (2018).
Film dokumenter ini mengisahkan Alex Honnold, seorang pemanjat tebing profesional yang hobi melakukan pemanjatan tanpa pengaman sama sekali!
Istilah memanjat tanpa pengaman ini dikenal sebagai free soloing. Jadi lo bayangin sendiri, si Alex ini, manjat tebing yang tingginya 3x lipat dari menara tertinggi di dunia, Burj Khalifa, tanpa pengaman sama sekali!

Terpleset dikit, salah injek dikit, hilang sudah eksitensi dia di bumi ini.
Kita sebagai orang normal menyaksikan kelaukan nekat seperti ini hanya bisa geleng-geleng kepala.
“Kok ini orang gila banget ya.”
“Emangnya ga takut mati apa.”
“Dasar, ga sayang nyawa.”
Itu mungkin kata-kata yang keluar dari mayoritas orang.
Tapi, di film dokumenter ini ada suatu adegan yang bikin mata gue terbuka dan terkagum-kagum ketika menyaksikannya.
Adegan singkat yang menjelaskan filosofi hidup dibalik kenekatan seorang Alex Honnold. Alex kira-kira bilang seperti ini:
Mayoritas orang mungkin pilih kebahagiaan, damai, ketenangan, gembira, hura-hura, sebagai tujuan hidup. Tapi kalo gue beda. Bagi gue yang lebih penting di atas segalanya adalah “performa”. Ini tentang menjadi seorang warrior. Dimana lo dipaksa untuk push 100% untuk mencapai tujuan karena ga ada pilihan lain, karena hidup-mati lo bergantung sama hal tersebut. Ini adalah mentalitas seorang pejuang, dan gue bangga memilih jalan hidup ini.
Alex Honnold
Alex punya pacar, namanya Sanni, dan seperti wanita umumnya, dia berusaha untuk membuat Alex memikirkan ulang keputusan “egoisnya”.
Tapi Alex sama sekali tidak terdistraksi oleh energi feminin yang mencoba menghalanginya menjadi seorang pejuang sejati yang akhirnya membuat namanya tercatat di buku sejarah karena menjadi orang pertama yang berhasil free soloing di El Capitan!
Dari cerita Alex tadi sekarang lo udah lumayan kebayang kan arti dari pentingnya punya mentalitas seorang pejuang.
Menjadi seorang pria berkualitas bukan dengan lo memilih stay di zona nyaman dan melihat resiko sebagai suatu kengerian yang harus dihindari. Alex contohnya, dia paham betul resiko apabila dirinya gagal mendaki El Capitan secara free solo: mati.
Ya, mati, bukan lagi malu, jatuh miskin, pengangguran, ditinggal pacar, dsb, tapi.. mati!
Eksistensinya lenyap.
Alex mempertaruhkan nyawanya demi kegemilangan yang berhasil ia raih setelahnya. Inilah yang dinamakan mental seorang pejuang sejati.
5 Karakteristik yang Menandakan Lo Punya Mental Pejuang
Sekarang berhubung lo sudah semakin paham dan merasakan sendiri betapa pentingnya memiliki warrior spirit di dalam diri. Gue akan coba runutkan karakteristik dari mental pejuang itu sendiri, berdasarkan kisah Alex Honnold tadi, gunanya demi mempermudah lo dalam memahami dan menerapkannya secara langsung di kehidupan nyata.
1. Lo Punya Goal yang Spesifik
Seperti halnya Alex ingin menjadi pemanjat tebing pertama di dunia yang berhasil memanjat El Capitan secara free-solo, lo juga harus punya goal yang jelas dan sangat spesifik tentang apa yang ingin lo capai.
Menurut gue, penting banget punya goal yang spesifik. Goal yang burem, yang tdaik jelas dan ambigu, akan buang-buang waktu karena lo jadinya tidak punya sebuah bayangan lengkap seperti apa feels-nya ketika goal berhasil lo capai.
Semuanya dimulai dari goal dulu. Goal yang jelas menghasilkan strategi yang jelas. Strategi yang jelas menghasilkan langkah-langkah yang jelas dan spesifik juga.
Warrior di zaman dulu, di zaman medieval contohnya, punya goal yang jelas. Mereka ditugaskan sang raja untuk merebut wilayah musuh. Skill bertarung yang hebat oleh karennya dibutuhkan para warrior supaya tujuan mencaplok wilayah tersebut tercapai.
Kalau selama ini lo masih belum punya goal dan hidup secara auto-pilot. Langkah pertama sudah jelas banget. Tentukan goal seakrang juga. Jangan tanggung-tanggung menentukan goal yang cetek.
Tentukan goal yang menantang, yang memaksa lo untuk push diri 100%!
2. Lo Punya Skill yang Memadai
Goal baru akan bisa lo capai dengan melakukan serangkaian aksi yang mana tiap-tiap aksi tersebut membawa lo semakin dekat ke tujuan.
Jadi, lo juga harus menetapkan aksi-aksi apa saja, yang spesifik, yang lo percaya efektif membawa lo mencapai tujuan.
Pengetahuan dan keterampilan, atau bahasa singkatnya, skill, lo butuhkan agar tiap aksi yang lo lakukan menghasilkan output dan outcome yang diharapkan.
Contohnya kalau lo mau banget cepat dapat kerja, berarti lo harus paham teknik bikin CV yang bagus dan teknik wawancara yang tepat saat interview dengan HRD.
Dengan pengetahuan tersebut, tujuan lo untuk dapat kerja akan lebih cepat tercapai.
Lo ga boleh pasif, harus selalu melatih diri, belajar, praktik, eksperimen, agar skill yang lo miliki semakin ciamik.
3. Lo Siap Terima Resiko Terburuk
Resiko apa yang Alex akan terima kalau dirinya gagal menaklukan El Capitan? Mati.
Salah injak sedikit dia akan terpeleset dan grativasi bumi akan menarik dirinya. Dan kurang dari 10 detik dirinya sudah hancur lebur ditanah karena menhantam bebatuan yang keras.
Alex paham ini dan dia siap menerima konsekuensinya.
Resiko yang dia terima sudah bukan lagi resiko duniawi seperti jatuh miskin, ditinggal pacar, atau dijauhi teman. Tapi.. mati!
Oleh karena itu karakteristik lainnya kalau lo menanamkan mental pejuang dalam diri adalah lo paham resiko apa yang lo bakal peroleh.
Dan lo 100% siap menghadapi resiko tersebut dan sama sekali tidak mengganggu fokus lo untuk terus maju dan keep moving forward.
4. Lo Tidak Peduli Omongan Orang
Ibu dan pacarnya Alex seringkali menghasut dirinya supaya mengubur mimpi jadi orang pertama yang menaklukan El Capitan secara free-soloing, tapi dia tdaik terpengaruh dan tetap fokus pada tujuan.
Suatu impian yang sudah mendarah daging bagi seseorang yang menganut mindset warrior sejati seperti Alex, tidak bisa ditoleransi.
Do it or die trying.
Lo pun harus menutup kedua telinga dengan dua tangan lo agar hasutan-hasutan yang berusaha bikin lo jadi ragu sama keputusan yang telah lo buat tidak mencemari otak dan pendirian lo.
Orang boleh berkata apa, tapi satu hal yang pasti, yang paling ngerti sama diri lo sendiri ya diri lo sendiri.
5. Lo Menghadapi Rasa Takut dan Push Diri 100%
Karakteristik terakhir yang menandakan kalau lo punya mental pejuang sejati adalah, lo melawan rasa takut dan push diri 100% demi menggapai tujuan.
Mungkin kalau selama ini lo orangnya suka menunda-nunda tugas atau pekerjaan, berpikir lo masih punya banyak waktu jadi tidak ada salahnya untuk santai dulu main pabji dulu, lo dalam bahaya.
Waktu 18 jam yang lo punya setiap harinya tidak lo manfaatkan sebagaimana mestinya. Terlalu banyak nyantai dan buang waktu.
Mental pejuang adalah tentang melawan rasa takut dan push diri 100% karena lo tidak punya pilihan lain.
Alex saat memanjat tebing El Capitan setinggi 2,300 meter tanpa pengaman selama 3 jam harus fokus dan push dirinya 100%. Karena kalo tidak, ajal dipastikan menghampirinya.